Mushola Al-Hafidz,

Tempat belajar taman pendidikan al-qur'an Al-Hafidz.

Proses belajar

Proses balajar mengajar yang terjadi pada TPA Al-Hafidz dengan keadaan dan situasi seadanya, benjadi barokah untuk orang - orang berjuang memelihara agama ISLAM.

jamaah peringatan maulid nabi besar Mukhammad SAW

Segala puji bagi Allah SWT, hanya kepada-Nya lah kita menyembah dan hanya kepada-Nya lah kita memohon pertolongan. Sholawat serta salam semoga tetap terlimpahkan pada junjungan kita nabi Muhammad SAW, sebagai bapak pendidikan hingga akhir zaman.

HARI BESAR AGAMA

Segala puji bagi Allah SWT, hanya kepada-Nya lah kita menyembah dan hanya kepada-Nya lah kita memohon pertolongan. Sholawat serta salam semoga tetap terlimpahkan pada junjungan kita nabi Muhammad SAW, sebagai bapak pendidikan hingga akhir zaman.

Kepala TPA Al-Hafidz

Sambutan dalam rangka memperingati Maulid nabi besar Mukhammad SAW 1438 H

Memeriahkan HUT RI KE 73



TPA AL-Hafidz, trimodadi Menyambut HUT ke-73 Republik Indonesia, Senin (12/8/2018), sejumlah perlombaan digelar Taman Pendidikan Al-Qur’an Al-Hafidz, Trimodadi  Bandar Sakti. sejumlah perlombaan itu diantaranya adalah :
  ü  Mecah Air
Satu-satunya cara biar bisa memecahin Air dalam plastik yang menjadi tujuan kalian adalah dengan terus bergerak. Apabila hanya diam di tempat saja, nggak akan bakal bisa air itu terpecahkan.
Kemudian, kalau kalian pernah ikutan lomba ini pasti sering denger suara-suara dari orang disekitar, baik itu yang bertujuan buat bantu, atau malah “ngegoda” kita biar nggak sampe ke tujuan. Begitulah, hidup kawan. Kalau kalian punya mimpi
meski pasti ada pula yang mendukung. Nah, sikap waktu ngadepin kondisi yang kaya demikian adalah dengan tidak berlebihan ngeresponnya ‘n tetep ngikutin apa kata hati nurani. Bukan nurani tetangga sebelah loh ya! Percaya deh kalian pasti bakal sampe ke tujuan.




  ü  Makan Kerupuk
Berbicara tentang keseruan lomba makan kerupuk, masih sedikit yang tau makna dan sejarah dari perlombaan tersebut. Lalu, sebenarnya dari mana muasal alasan lomba makan kerupuk diadakan?
Pada zaman penjajahan, untuk bisa menemukan makanan enak itu sangat sulit. Bagi para pejuang terdahulu bisa menemukan nasi dengan sebuah kerupuk sudah sangat bersyukur. Kerupuk dan nasi adalah santapan favorit para pejuang.
Maka untuk memperingati akan hal tersebut, lomba makan kerupuk selalu diadakan disetiap perlombaan 17-an, selain untuk mengingat jasa para pejuang, lomba makan kerupuk juga mengandung makna perjuangan dan semangat dengan rasa percaya diri yang tinggi. Karena setiap peserta yang mengikuti lomba secara tidak disadari akan memupuk rasa bersyukur atas rejeki yang telah diberikan Tuhan, dan rasa beryukur atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan dan kini dapat dirasakan.
Selain itu lomba makan kerupuk dapat mempererat rasa persatuan satu sama lain, rasa percaya diri yang tinggi untuk memenangkan perlombaan, dan yang paling penting tujuan dari perlombaan adalah untuk menghibur
 ü  Sepeda Lambat
Apa sih maknanya lomba sepeda lambat? Malah terlihat seperti seorang pemalas yang sedang berusaha mengayuh. Namun, dibalik itu, tersimpan makna yang cukup besar.

Sepeda lambat memang sering dilombakan dalam perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain balap karung, tarik-tambang, makan krupuk dan panjat pinang, balap sepeda lambat juga cukup seru untuk diikuti.
Biasanya pemenang setiap lomba adalah yang paling cepat mencapai garis finish. Tapi berbeda dengan lomba sepeda lambat. Barang siapa yang mengayuh paling lambat mencapai garis finish dan tidak terjatuh maka dialah pemenangnya.


ü  Balap Karung
JJ Rizal mengatakan, permainan bermodalkan karung goni mengingatkan betapa susah bangsa Indonesia waktu Indonesia dijajah Jepang. Dulu mereka mengenakan pakaian yang terbuat dari karung goni, dan sekarang karung goni diinjak-injak dijadikan alat permainan sebagai simbol pengingat masyarakat Indonesia tidak mau mengalami hal serupa.
"Makna dari jatuh saat berlari dan bangkit lagi merupakan sebuah gambaran semangat pantang menyerah masyarakat Indonesia sehingga berhasil memerdekakan Indonesia," kata JJ Rizal.

  ü  Balap Kelereng
Pada lomba yang satu ini, kalian dituntut buat fokus atau konsentrasi ke sendok dan kelereng yang dibawa. Fokus adalah salah syarat wajib buat kalian yang benar-benar pingin meraih mimpi. Bayangin aja kalau kalian enggak fokus sudah pasti hasilnya akan kacau. Kalian bisa tertinggal dari rival kalian atau bahkan mimpi kalian enggak tercapai. So, keep calm n stay focus!
Nah, buat bisa menangin lomba ini kalian perlu trik-trik khusus. Salah satu triknya adalah dengan menggigit sendok di pinggir mulut!. Udah pernah coba? Pastinya trik ini bakal bikin gigitan kalian lebih kuat dan stabil. Selain itu fokus mata enggak melulu ke sendok dan kelereng.
Intinya, ketika ingin menggapai suatu mimpi carilah ‘trik-trik’ yang bikin kalian lebih cepat ngeraihnya. Asal, ‘trik-trik’ yang kalian lakuin jangan sampai ngelanggar aturan ya!

  ü  Memasukkan paku kedalam botol
Permainan dalam lomba ini dilakukan dengan cara mengikat paku dengan seutas tali yang digantungkan di belakang badan peserta lomba. Paku yang terayun-ayun di ujung tali tersebut harus dimasukkan ke dalam botol yang terletak di bawah badan peserta. Peserta yang paling cepat berhasil memasukkan pakunya, dialah yang menang.
 Filosofi dari lomba ini adalah bahwa dalam meraih prestasi diperlukan perpaduan antara potensi yang dimiliki dengan keterampilan memanfaatkan peluang.


  ü  Tarik Tambang
Lomba yang sering diadakan pas 17an berikutnya adalah lomba tarik tambang. Biasanya nih, setiap kelompok diisi dengan 4-5 orang. Buat memenangin lomba tarik tambang ini sebenarnya cukup mudah, tempatin anggota grup yang punya tenaga paling gede (biasanya yang paling gendut, hehe) dibagian depan bukan dibelakang, doilah ‘kunci’ yang akan menahan dan menarik lawan dilomba ini.
Filosofi (etdah bahasanya) dari lomba ini cocok banget diterapin buat kalian yang punya mimpi bersama. Kaya organisasi, perkumpulan atau perusahaan gitu. Kalian harus pinter-pinter main strategi dan kekompakkan buat mencapai target (tujuan) bersama.


Sejumlah perlombaan tersebut diikuti oleh seluruh Santri dan Wali Santri Taman Pendidikan Al-Qur’an Dusun Trimodadi Desa Bandar Sakti. Yang terpisah menjadi 5 (lima) Kategori, Yaitu :
Ø  Kelas TK.A ( Dibawah  5 Tahun )
Ø  Kelas TK.B ( 5 s/d 7 Tahun  )
Ø  Kelas TP.A ( 8 s/d 9 Tahun  )
Ø  Kelas TQ.A ( 10 s/d 15 Tahun )
Ø  Wali Santri  ( Bebas )

Sejumlah perlombaan tersebut belangsung pada tanggal Minggu Tanggal 12 Agustus 2018 Yang dimulai sejak jam 08:00 WIB dan Diakhir dengan pembagian hadiah bagi yang berhasil memenangkan setiap jenis perlombaan pada pukul 16:00 WIB.



KEMERDEKAAN SEJATI



Seperti yang kita ketahui, Indonesia telah merdeka sejak tahun 1945 pada tanggal 17 Agustus tahun 1945 atas nama bangsa Indonesia Soekarno dan Muh Hatta telah memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. sebuah peristiwa bersejarah bagi bangsa indonesia yaitu Kemerdekaan, Sejak itu Bangsa Indonesia terbebas dari belenggu penjajah Belanda dan Jepang. Kemerdekaan senantiasa mempunyai arti yang sangat penting bagi kehidupan suatu bangsa, Dalam hal ini kemerdekaan Indonesia mempunyai beberapa arti penting, antara lain :

1.Proklamasi Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, merupakan puncak perjuangan bangsa ini. Jadi, serangkaian perjuangan menentang kolonial akhirnya akan mencapai pada suatu puncak, yakni kemerdekaan.
2.Dengan kemerdekaan, berarti bangsa Indonesia mendapatkan suatu kebebasan. Bebas dari segala bentuk penindasan dan penguasaan bangsa asing. Bebas menentukan nasib bangsa sendiri. Hal ini berarti bahwa Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang berdaulat, bangsa yang harus memliki tanggung jawab sendiri dalam hidup berbangsa dan bernegara.
3.Kemerdekaan adalah suatu jalan ”jembatan emas” atau merupakan pintu gerbang untuk menuju masyarakat  adil dan makmur. Jadi, dengan kemerdekaan itu bukan berarti perjuangan bangsa sudah selesai. Tetapi, justru muncul tantangan baru untuk mempertahankan dan mengisinya dengan berbagai kegiatan pembangunan. Menurut kamus Bahasa Indonesia, Merdeka ialah bebas dan lepas dari segala macam penjajahan.
Macam-macam Penjajahan tersebut bisa berupa penjajahan fisik, ekonomi, politik dan sebagainya. Jika dibilang bangsa Indonesia telah merdeka sepenuhnya? Maka jawabannya adalah belum. Karena masih banyak penjajahan fisik, ekonomi bahkan politik. Parahnya lagi, penjajahan di usia ke 68 tahun kemerdekaan Indonesia ini masih saja ada sebagian masyarakat yang belum merasakan kemerdekaan sesungguhnya. Rakyat negeri ini, masih bergelimang dalam kemiskinan dan penderitaan yang teramat menyakitkan. Masih banyak bayi-bayi di negeri ini mengalami busung lapar, puluhan ribu para pejuang masih berlindung dalam gubuk-gubuk yang kumuh. Jutaan petani yang terus berteriak tak berdaya karena mahalnya harga pupuk oleh spekulan tengkulak dan rentenir. Lihat pula buruh dan karyawan pabrik yang memerlukan asih memenuhi kebutuhan hidup anak istrinya. Buruh pabrik atau kuli yang harus bermandi peluh untuk memberi nafkah keluarga, sementara upah tidak memenuhui kebutuhan hidup anak dan isterinyersebut dilakukan oleh sesama rakyat Indonesia sendiri.
2

B.Makna Kemerdekaan Indonesia
Kemerdekaan senantiasa mempunyai arti yang sangat penting bagi kehidupan suatu bangsa, termasuk Indonesia.Proklamasi kemerdekaan indonesia dan pengakuannya oleh dunia telah didapatkan bangsa ini dengan perjuangan berat tak kenal pamrih. Dengan modal kemerdekaan, suatu bangsa akan memiliki harga diri dan dapat bersama-sama duduk saling berdampingan dengan bangsa-bangsa di dunia.

Dalam hal ini kemerdekaan Indonesia mempunyai beberapa arti penting, antara lain:
  1. Proklamasi Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, merupakan puncak perjuangan bangsa ini. Jadi, serangkaian perjuangan menentang kaum penjajah akhirnya akan mencapai pada suatu puncak, yakni kemerdekaan.
  2. Dengan kemerdekaan, berarti bangsa Indonesia mendapatkan suatu kebebasan. Bebas dari segala bentuk penindasan dan penguasaan bangsa asing. Bebas menentukan nasib bangsa sendiri. Hal ini berarti bahwa Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang berdaulat, bangsa yang harus memliki tanggung jawab sendiri dalam hidup berbangsa dan bernegara.
  3. Kemerdekaan adalh "jembatan emas" atau merupakan pintu gerbang untuk menuju masyarakat  adil dan makmur. Jadi, dengan kemerdekaan itu bukan berarti perjuangan bangsa sudah selesai. Tetapi, justru muncul tantangan baru untuk mempertahankan dan mengisinya dengan berbagai kegiatan pembanguna.
Setelah teks proklamasi selesai diketik oleh Sayuti Melik dan ditandatangani oleh Soekarno dan Hatta malam itu, maka pada pagi harinya, tanggal 17 Agustus 1945 di rumah Ir. Soekarno, Pegangsaan Timur No.56 telah di adakan persiapan untuk menyambut Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Sekitar 1.000 orang telah hadir untuk menyaksikan peristiwa yang sangat penting itu. Tetapi rakyat sebagian besar justru menuju ke tanah lapang Ikada. Karena tersebar berita bahwa proklamasi akan di adakan di tanah lapang tersebut.


3

Pukul 09.55 WIB Bung Hatta datang dan langsung masuk ke kamar Ir. Soekarno. Kemudian kedua pemimpin itu menuju ke ruang depan. Tepat pukul 10.00 WIB acara dimulai. Ir. Soekarno tampil ke depan mikrofon. Ia berpidato sebagai pengantar, lalu membacakan naskah Proklamasi yang telah ditandatangani Bung Karno dan Bung Hatta.
Adapun bunyi teks proklamasi itu adalah sebagai berikut:
Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan Kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
Jakarta, tanggal 17 bulan 8 Tahun '45
Atas nama bangsa Indonesia
Soekarno – Hatta

Setelah itu, maka para wartawan dan para pemuda mulai menyebarluaskan berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia itu melalui berbagai media, misalnya: radio, poster, surat kabar, selebaran, dan bahkan dari mulut ke mulut. Dengan demikian berita proklamasi itu cepat meluas ke seluruh wilayah negara Indonesia, bahkan ke luar negeri.
Dengan tersiarnya berita tersebut ke luar negeri, maka 2 tahun kemudian Pemerintah RI menerima pengakuan dari berbagai negara, misalnya Mesir. Libanon, Syiria, Afganistan, Birma, Saudi Arabia, kemudian Yaman dan Rusia. Sebelum itu sebenarnya secara fakta kemerdekaan RI sudah diakui oleh Inggris dan USA.
Sehari setelah Proklamasi kemerdekaan, yakni tanggal 18 Agustus 1945, PPKI mengadakan sidang. Sidang ini menghasilkan beberapa keputusan, yaitu:
  1. Mengesahkan UUD, yang kemudian dikenal sebagai UUD 1945.
  2. Memilih Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta sebagai Presiden dn Wakil Presiden RI.
  3. Sebagai masa peralihan, Presiden untuk sementara dibantu oleh sebuah Komite Nasional.
Sejak saat itu pula secara nyata telah lahir negara kesatuan Republik Indonesia. Secara nyata sebagai negara karena Indonesia telah memiliki syarat-syaratnya sebagai negara. Syarat tersebut adalah: memiliki wilayah, penduduk atau bangsa dan pemerintahan yang berdaulat.
4
C.Contoh perilaku masyarakat
Tanggal 17 Agustus 1945 merupakan peristiwa detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, dilaksanakan pada hari  Jumat tanggal 17 Agustus 1945 Tahun Masehi  atau bertepatan dengan tanggal 17 Agustus 2605 menurut tahun Jepang.  Detik-detik yang sangat bersejarah bagi bangsa indonesia itu dilaksanakan di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, sekarang disebut sebagai Jalan Proklamasi No.1, Jakarta Pusat.  Ir. Soekarno didampingi oleh Drs. Muhammad Hatta membacakan teks naskah Proklamasi yang sebelumnya telah diketik oleh Sayuti Melik.
Sikap positif bukan berarti sikap yang penurut, namun lebih dari pada itu, yaitu kreatif, kritis, mandiri dan berani membela kebenaran serta menjunjung tinggi prinsipprinsip, asas-asas dan tujuan yang disepakati bersama. Oleh karenanya sikap positif terhadap makna Proklamasi Kemerdekaan dan suasana kebatinan konstitusi pertama adalah sikap kreatif, kritis, mandiri, berani membela kebenaran dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip, asas-asas serta tujuan hidup bernegara sebagaimana telah dikumandangkannya Proklamasi Kemerdekaan dan asas kerohanian Pancasila serta nilai-nilai yang terkandung dalam Undang-Undang Dasar 1945.
Sebagai bangsa Indonesia yang terlahir di bumi tanah air Indonesia kita harus menyadari akan mulia dan terpujinya perjuangan para pendiri negara ini. Dengan gigih mereka memperjuangkan kemerdekaan untuk lepas dari belenggu penjajah. Pengorbanan diri sebagai pahlawan bangsa dalam mencapai suatu kemerdekaan merupakan wujud tekad yang kuat dalam menentang penjajahan di muka bumi ini. Oleh karenanya apa yang telah dilakukan dan diperjuangkan oleh para pendiri negara, para pejuang bangsa, para pahlawan bangsa tidak boleh disia-siakan dan harus dipertahankan serta diwujudkan dalam tindakan dan perbuatan nyata guna mencapai tujuan nasional bangsa. Inilah wujud sikap positif untuk mengisi kemerdekaan bangsa.
Sikap positif terhadap proklamasi berarti menghargai perjuangan para pahlawan bangsa, da sikap positif terhadap suasana kebatinan dan nilai-nilai Konstitusi pertama berarti menjunjungtinggi cita-cita kehidupan bernegara dengan tata hukum bernegara di dala kehidupan negara yang didirikan pada pada tanggal 17 Agustus 1945.

5
Penghargaan terhadap para pejuang bangsa serta para pahlawan bangsa dapat ditunjukkan dengan berbagai upaya untuk mengisi kemerdekaan guna menuju tercapainya tujuan nasional bangsa Indonesia. Sedangkan menjunjung tinggi cita-cita kehidupan bernegara dapat ditunjukkan dengan berbagai upaya agar kehidupan bernegara sesuai dengan tata aturan bernegara yang diharapkan. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan kegiatan, aktivitas dan perbuatan yang mengarah kepada tercapainya tujuan nasional dalam tata aturan bernegara yang sesuai dengan hukum dasar negara, dan ini dapat dilakukan dengan beberapa aktivitas, diantaranya:
  1. sebagai warganegara yang selalu taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; 
  2. berlaku jujur dalam setiap kata dan perbuatannya; 
  3. belajar giat supaya menjadi warga negara yang cerdas berpendidikan yang maju setara dengan bangsa-bangsa dari negara-negara maju; 
  4. membangun negara dengan memanfaatkan sumber daya alam untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia; 
  5. meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan mendirikan tempat-tempat usaha produktif untuk menampung tenaga kerja; 
  6. menunjukkan rasa kebersamaan seluruh suku bangsa yang ada untuk saling membantu dalam melakukan pembangunan di seluruh wilayah ne-gara Republik Indonesia; 
  7. memupuk tenggang rasa toleransi adanya perbedaan dengan tetap berpegang pada prinsip Bhinneka Tunggal Ika. 
  8. selalu setia kepada bangsa dan negara Republik Indonesia; 
  9. selalu bekerja keras tanpa kenal menyerah untuk membangun negara; 
  10. menentang segala penindasan yang dilakukan terhadap rakyat Indonesia; 
  11. menghormati dan menjunjung tinggi hukum yang berlaku; 
  12. menghargai perbedaan pendapat, 
  13. berlaku adil dalam mengambil keputusan, 
  14. berperan serta dalam pelaksanaan pemilu, 
  15. mendukung segala kebijakan politik pemerintah yang merakyat, 
  16. rela berkorban untuk membela tanah air dari serangan musuh, 
  17. selalu setia mempertahankan keutuhan wilayah negara. 
  18. kritis terhadap kondisi kehidupan kesengsaraan rakyat
Sumber : http://artikelkemerdekaan.blogspot.com/

Peringatan HUT RI 2018



d  Dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73 ini, kami bermaksud menyelenggarakan perlombaan-perlombaan

          JENIS PERLOMBAAN
v Mecah Air
v Makan Kerupuk
v Sepeda Lambat
v Balap Karung
v Balap Kelereng
v Memasukkan paku kedalam botol
v Dan perlombaan lainnya



     TEMPAT & WAKTU PELAKSANAAN LOMBA
Tempat                         : Halaman TPA Al-Hafidz
Hari/ Tanggal               : 12 Agustus 2018
Waktu                          : 08:00 Wib S/d Selesai
 Acara ini bertujuan untuk :
   ü  Mempererat tali silaturahmi antar sesama warga di TPA AlHafidz
   ü  Meningkatkan semangat nasionalisme.
   ü  Memupuk jiwa sportifitas dalam berlomba diantara anak-anak.
   ü  Menumbuhkan rasa persatuan, kesatuan dan kekeluargaan.
   ü  Untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah rela berkorban demi bangsa indonesia.
   ü  Meningkatkan kesadaran akan besarnya jasa pejuang kemerdekaan dan nasional dalam  merebut kemerdekaan bangsa Indonesia.
   ü  Untuk mendorong rasa bangga dan cinta tanah air.